
Melihat perbaikkan jalan di daerah Waru pagi hari ini, dalam perjalanan ke kantor, naik angkot - aku langsung teringat : dulu waktu di desa juga sering terjadi hal ini, jalan raya yang diperbaikki.
Dan, waktu kecil kami suka sekali main-main di alat penumbuk jalan itu. Tentunya setelah mereka beristirahat / tidak bekerja. Dan, pada 'jaman itu' alat-alatnya masih sederhana. Aku suka melihat mereka bekerja, memanaskan aspal, menuangkannya di batu-batu yang dihancurkan, kemudian 'melindas'nya dst.
0 komentar:
Posting Komentar