Desaku yang kucinta - pujaan hatiku - tempat ayah dan bunda - dan handai taulanku - tak mudah kulupakan - tak mudah bercerai - selalu kurindukan - desaku yang permai . . .

Kamis, 21 April 2011

Nonton wayang oragn


Waktu aku masih duduk di kelas SD, papaku sering mengajakku nonton pertunjukan 'wayang orang', yang kadang tampil di lapangan Pema, desa Ngunut.

Tentunya, aku juga harus berjuang melawan rasa kantuk sambil nonton wayang orang. Namun adegan yang kusukai adalah munculnya para punakawan : Gareng - Petruk - Bagong - Semar yang selalu menghibur dengan kekonyolan mereka.

Aku sangat mengagumi tata letak panggung, terutama waktu lampu menyala sesuai adegan yang sedang berlangsung : merah, biru, hijau, dsb. Juga kutahu bagaimana latar belakang / background itu diganti dengan menarik layar yg digulung di atas.

Aku juga tidak asing dengan nama-nama tokoh wayang (walau banyak yang aku ga ngerti - lupa) : Abimanyu, Bima, Kresna, Gatotkaca, Wisanggeni, Arjuna, Betara Narada dan sebagainya.

Ingatan ini muncul waktu hari Minggu kemarin, sepulang dari gereja, di dalam angkot aku bertemu dengan seorang bapak yang tampak ngantuk dan tertidur dalam perjalanan, sama seperti yang biasa kulakukan. Waktu kutanya mengapa dia mengantuk, dia bilang "Barusan nonton wayang kulit..."

Oh ya, salah satu hal lagi yang kusukai pada event nonton wayang itu, selalu rombongan mereka disertai dengan para penjual makanan yang hanya ada pada waktu ada pertunjukan : kue goreng, cakue, dan favoritku : martabak telur!

Gambar di atas kutemukan di sebuah blog yang berjuang melestarikan budaya 'Wayang Orang' ini di JAMAN SEMANA DOT WORDPRESS DOT COM.

Download film Super Inframan

Lewat Youtube, aku mendownload film2 yang dahulu pernah kusaksikan di desa Ngunut, waktu masih duduk di SD :

1. THE WAR IN SPACE - 1977
2. STAR CRASH - 1978
3. SUPER INFRA MAN

Video di Youtube dibagi menjadi beberapa bagian - 1, 2, dst.

Misal di sini. Bagian ke 3.

Ini poster dari Wikipedia :



Rabu, 20 April 2011

Voltus 5


Film kartun (animasi) Jepang yang sangat menarik, sebab kutonton waktu aku masih tinggal di desa Ngunut, tempat aku dilahirkan. Walaupun sudah duduk di bangku SMA, aku sangat menyenangi film ini !

Bahkan syair lagunya dalam bhs. Jepang sempat kuhafalkan waktu itu.

Jaman itu, tontonan ini diedarkan lewat Video Cassette.

Gambar diambil dari sini.

Selasa, 19 April 2011

Penitipan Sepeda

Ya, ada sebuah tempat penitipan sepeda di dalam Pasar Ngunut. Orang-orang yang berbelanja ke pasar, menitipkan sepeda mereka di tempat itu, dan membayar sewanya.

Yang menarik, ada juga yang dikelola oleh pemilik gedung bioskop di desa kami. Dulu, kalau tidak salah bernama bioskop "NIAGARA", dan "PERDANA" (sorry kalau salah). Menariknya, jika ada film yang terkenal diputar : Dang Dut Haji Rhoma Irama, Suzanna, Film-film India, maka tempat penitipan ini full-house, penuh sesak!

Terang Bulan

Di desa kami, walau tidak seperti desa-desa yang kubaca di buku-buku, kalau malam ada 'Bulan Purnama', sering kami juga bermain-main di halaman rumah. Kadang kami main petak umpet, dan sering main hantu-hantuan. Tetanggaku, cewek bernama Emmy Martini menguraikan rambutnya dan dia berperan jadi hantu... cukup menyenangkan waktu itu...

Senin, 18 April 2011

War in Space 1977



Film ini mendadak muncul diingatanku, waktu buat blog baru soal film2 kuno yang pernah kubuat dan film2 baru yg kutonton di televisi (jarang ke gedung bioskop) dan menimbulkan kesan bagiku.

"WAR IN SPACE" memang film Jepang, dan temanya persis STAR WARS. Bagi orang desa, tidak mungkin nonton film STAR WARS asli, jadi film Jepang ini, dan terputus-putus (memang sudah kondisinya begitu, harus kita terima), cukup lumayan, mengobati kerinduanku akan dunia fantasi waktu itu.

Memang, film seperti ini sangat langka, dibandingkan film-film India (dengan bintang2 terkenal Hema Malini, Dharmendra, Ray Kapoor, dsb.), film-film kungfu Hong Kong (dengan bintang2 grup Shaw Brothers = David Chiang, Ti Lung, Lo Lieh, Fu Shen, Cen Kuan Tai, dsb).

Temukan naskah di internet (bersyukur ada teknologi seperti ini sekarang) :

di THE MILLION MONKEY THEATER DOT COM

Ada kalimat menarik di situs ini :

Go ahead, steal anything you want from this page, that's between you and the vengeful wrath of your personal god...


Juga kutemukan di homepage SCIFI MIN MOVIES DOT COM

Bahkan masih bisa kita membeli DVD film fantasi ini! Luar biasa!



Bisa Anda lihat di sini.

Juga donlod YOUTUBEnya di sini. Sungguh, aku sangat mengagumi teknologi 'jaman sekarang'. Apa yang dulu kulihat satu kali se-umur hidupku... sekarang bisa kulihat / kutonton berkali-kali!

Luar biasa bukan ??? Entah apa yang akan terjadi 20 tahun lagi - - - aku sangat bersemangatttttt..... juga membayangkan bahwa dulu, film-film ini seakan cuma jadi 'impian'... sekarang sebagian besar menjadi nyata!

Tidak pernah kubayangkan, 'hand-phone' di film STAR TREK Classic (1978-an), sekarang sudah dipakai oleh semua orang di dunia ini!

SMA 2 Tulungagung Facebook Group

Daftar (lagi) di grup fesbuk SMA 2 TULUNGAGUNG.

Wong Beji Boyolangu di Fesbuk

Hari ini mendaftar jadi anggota (join) grup WONG BEJI BOYOLANGU dengan harapan kelak bisa bertemu dengan bekas teman-temanku waktu di SMA dulu!

Minggu, 17 April 2011

Yongky, teman adikku ?

Kata adikku di Blitar, waktu kusebut nama teman dari Ngunut yang bernama Yongky yang pernah kutulis di sini, kemungkinan itu temannya dulu.

Penjual Nomor

Aku punya tetangga, di belakang rumahku di Jl. Raya Ngunut. Suaminya berprofesi sebagai (istilah waktu itu) "Penjual Nomor". Orangnya berkumis lebat. Biasanya dia membawa sebuah koper yang berisikan alat-alat tulis.

Nomor apa yang dijualnya ?

Pada jaman itu dilaksanakan secara legal 'undian berhadiah'. Orang-orang membeli beberapa nomor yang dipercaya akan merupakan nomor yang tepat dengan 'nomor yang diterbitkan' oleh 'pusat'.

Misal, si A membeli nomor 51,33,55,44 masing-masing Rp. 500. Jika ternyata yang 'keluar / terbit' adalah nomor 55, maka dia mendapatkan uang Rp. 500 x sekian.

Nah, bapak ini dengan keahliannya berjualan suatu prediksi nomor yang akan keluar tadi.

Dia biasanya beroperasi dekat pasar Ngunut. Di sana, dia mencari tempat yang strategis. Kemudian dia membuka selembar kertas kosong yang cukup lebar. Dia mulai memperagakan hitungan-hitungannya berdasarkan nomor-nomor yang pernah keluar beberapa waktu silam.

Entah, dengan formula apa, yang pasti semua kata-kata yang keluar dari mulutnya bisa membuat beberapa orang yang tertarik berkerumun. Dan, sekian menit kemudian, dia mulai menjual / berjualan sebuah kertas yang dibungkus rapi. Di dalam kertas itulah dia menaruh 'nomor-khusus' hasil prediksinya.

Beberapa orang yang yakin dengan 'teori'nya, mulai mengeluarkan uang dan membeli bungkusan itu, dan akan dibuka nanti, untuk digunakan membeli 'nomor'.

Apakah mereka benar-benar menjadi 'pemenang'? Entahlah. Tapi, itulah salah satu profesi yang kuingat waktu aku kecil di desa Ngunut...

= = = tambahan Senin malam, 18 April 2011 = = =

Istriku mengingatkan, dia dulu waktu di desa (Blitar) juga pernah menjumpai orang-orang seperti ini, dan ada lembaran-lembaran kertas yang dibuat dengan sistim stensil, bergambar khusus dan disertai kode-kode / angka-angka khusus juga. Ini seperti terbitan selebaran bagi para pemburu hadiah - nomor ini!

Sabtu, 16 April 2011

Tempat Kursus Mengetik

Sewatku masih duduk di SMP (1980-1983) aku sering tertarik dengan sebuah tempat yang dikenal sebagai 'Kursus Mengetik'. Ada beberapa tempat mungkin, tapi yang kuingat yang ada di jalan Raya, sebab aku sering melewati tempat itu, kalau aku pulang dari bermain dan kembali ke rumahku yang sudah pindah di Jl. Recobarong, Ngunut.

Tempat itu tertutup, tapi aku sering mengintip di dalamnya - beberapa detik saja - sambil lewat. Ada sederet bangku-bangku dan meja-meja. Di atas meja-meja itulah diletakkan mesin ketik-mesin ketik. Ada sebuah papan tulis di depan, dan sebuah meja dan kursi bagi sang guru.

Aku pernah dengar pas beberapa siswa berlatih mengetik, suaranya sangat nyaring dan membuatku geli / tersenyum - - - tak tok tak tok tak tok....

Jaman sekarang, aku ragu, masihkah tempat itu ada? Pasti diganti dengan berbagai lembaga pelatihan komputer. ..

Rabu, 13 April 2011

Stiker Superman

Dulu, waktu masih duduk di SD, aku pernah punya stiker favorit, bergambar Superman yang dirantai. Dan ini stiker 3 dimensi, yang kalau kita gerak-gerakkan maka akan berganti gambarnya.

Puzzle mini

Waktu kecil (SD) ada mainan yang cukup populer waktu itu, dan sangat berkesan : sebuah puzzle mini dari plastik. Biasanya dijual di toko-toko buku.

Bentuknya sebuah kotak, yang di dalamnya ada sekitar 26 kotak kecil atau kurang, berisikan huruf A-B-C dst atau suatu gambar.

Tugas kita mengembalikan kotak2 itu sesuai urutannya dengan menggeser kotak2 kecil itu. Cukup mengasikkan.

[Memory ini bangkit waktu lihat salah satu widget di Windows 7]

Selasa, 12 April 2011

ENDANG S.TAURINA APA YANG KU CARI LYRICS

Dingin air yang beku
tidak sedingin hatiku ini
Sepi malam di gurun
tidak sesunyi yang ku alami
Dalam lautan biru
bukan sedalam cinta padamu
Tingginya Mahameru
bukan setinggi cita-citaku


Ku pendam cintaku padamu
Aku tertunduk malu
Apabila ku tatap wajahmu

Chorus:
Kini semua telah hilang
(Melayang, melayang)
Bagai burung lepaskan terbang
(Melayang, melayang)
Pada siapa ku merindu?
(Tak tahu, tak tahu)
Dengan siapa ku bercanda?
(Tak tahu, tak tahu)
Cari-cari, apa ku cari…
Akhirnya
Menangis sepi

Lagu ini sering kunyanyikan dan kudengar temanku suka menyanyi lagu ini.

Lyric kuambil dari JUST TO ME LYRIC DOT COM

Hari ini ku download dari MP3 SKULL DOT COM.

Bekerja di perpustakaan

Sambil menempuh pendidikan di SMA Tulungagung, aku juga mendapat kesempatan untuk bekerja, membantu di keluarga tetanggaku. Koh Esung namanya, punya usaha perpustakaan (menyewakan komik, novel, dsb) dan penyewaan video kaset (jaman itu ada video VHS / Beta).

TOMMY J. PISA BIARKAN AKU MENANGIS LYRICS

Kelmarin kau masih bersamaku
Bercumbu dan merayu
Adakah hari esok untuk kita bercinta
Seperti yang telah kita lewati

Mengapa terlalu cepat kau pergi
Tinggalkan batu nisan
Kenyataan ini begitu memilukan
Ingin kurasa turut serta

( korus )
Tiada guna aku hidup begini
Tanpa belaian kekasih yang sangat kusayangi
Kepedihan yang kini kurasakan
Darimu yang mencintai aku

Biarlah kurelakan kau pergi
Tinggalkan derita bersamaku
Kudoakan kau bahagia di sisiNya
Sementara biarkan aku menangis

TOMMY J PISA 02 DIBATAS KOTA INI LYRICS

Dibatas kota ini
Kumenatap wajahmu
Perpisahan ini mambuat luka dihati
Ingin kuberlari namun tak kuasa diriku
engkau menangis dalam pelukanku

Sendiri kau terpaku
Menatap kepergianku
Air matamu berlinang membasahi pipi
Seakan sesali perpisahan ini

Janganlah kau sesali
Janganlah kau tangisi
Aku pergi untuk kembali lagi
Hapuslah air matamu
Hapus luka hatimu
Nantikan aku dibatas kota ini

Pelabuhan jadi saksi
Dermaga tua menanti
Disaat engkau berjanji tuk kembali lagi
Dipelabuhan Belawan
Kulepas dirimu kasih
Kuharap engkau kembali untuk lagi

Diambil dari JUST TO ME LYRICS DOT COM.

Senin, 11 April 2011

Acara televisi

Beberapa acara televisi yang dulu masih ditayangkan di televisi hitam putih :

1. Batman Robin
 












2. Zorro

3. Combat - hari Minggu - film perang

4. Rin Tin Tin




5. Scooby Doo

6. Rocket Robin Hood



7. Bonanza
8. Hawaii-Five-O
9. Jungle Jim - Mirip 'Indiana Jones'. Aku sangat kagum melihatnya berenang di sungai dan bertempur melawan buaya!

10. The man from Atlantis




11. Time Tunnel - perjalanan waktu melalui terowongan waktu.



12. Voyage to the Bottom of the Sea - kisah kapal selam.
13. Star Trek Classic - ini film tv favoritku sepanjang masa kecilku! Tentang sekelompok orang yang berkelana ke luar angkasa dengan pesawatnya!

14. Casper, hantu cilik yang susah mendapat teman.

15. The Six Million Dollar Man



16. The Bionic Woman
17.



Zaman tv berwarna mulai muncul : (1983)

1. Land of the Giant





2. Battle Star Gallactica
3. Starsky and Hutch
4. The A-Tem



5. The Avengers
6. Charlie's Angels
7. Chips

dan lain-lain (aku jarang nonton)

Dan banyak lagi, tentu susah mengingatnya satu persatu. Tetapi jika ingat, akan kutambahkan di post ini

Oh ya, selain film, televisi hitam putih dulu juga merupakan hiburan yang sangat mewah. Dan, jarang orang yang punya di desaku. Aku ingat, kalau pas ada pertandingan tinju juara dunia Muhammad Ali, maka seluruh desa menontonnya!

Juga, aku mengenal lagu-lagu jadul waktu itu = Widuri, Liku-liku kehidupan, Koes Plus dan sejenisnya.

Download lagu-lagu kenangan



Ini adalah tempat yang kutemukan untuk mendownload lagu-lagu nostalgia yang dulu sering kunyanyikan, jamannya TOMMY J PISA, Julius Sitanggang, Ebiet G Ade, Iwan Fals, Ikang Fawzy.

MAIN MUSIK DOT COM.

Cari syair di KAPAN LAGI DOT COM.

= = = = Salam Terakhir - Ikang Fawzy = = =

Di malam ini
kuberanikan diri
menemuimu
'tuk kesekian kalinya

Janganlah kau takut
tiada guna pula kau bicara
Kuingin menatapmu, dewiku

Dan kini kusadari
betapa s'lama ini
kau mencurahkan
kasih sayang padaku
Semata hanyalah
'tuk membangkitkan s'mangat juangku
tanpa setitik rasa cinta

Reff.
Kau buka mataku
Kau tuntun diriku
memulai hidup baru
Menjauhkan diri dari godaan
barang yang nista
Kulakukan semua untukmu

Perlahan aku
mencoba bangkit lagi
menatap tegap
masa depan berseri
Setulus hatiku
kuhaturkan t'rima kasih sayang
maafkan aku salah duga

T'rimalah salamku
yang terakhir kali
Ku akan pergi jauh
Kucoba untuk mengerti dirimu
dan kuberjanji
melangkah di jalan Nya
sayangku...

Ketemu teman dari Tulungagung

Kemarin siang (Minggu, 10 April 2011) setelah turun dari angkot lyn V, aku mau naik ke angkot ke dua, Lyn X. Mendadak seseorang memanggil nama kecilku "AGUS... AGUS...". Aku berlalu, tetapi orang itu menarik perhatianku.

Kudatangi dia, dan ternyata, dia mengaku temanku waktu SMA dulu di Tulungagung. Kuberi nomor hapeku, dan dia (dan anak laki2nya) mengaku mau ke Tulungagung.

Di angkot, dia meneleponku dan mengatakan bernama MONGID. Aku langsung ingat, kalau tidak salah dia bernama ABDUL MONGID.

Alangkah senangnya!

Selasa, 05 April 2011

Naik kereta api

Ingatan terlamaku (yang selalu kucoba kugali) pada waktu kecil (kalau sesuai foto kuno yang kupunya, kira-kira tahun 1974), waktu duduk di SD. Aku pernah diajak naik kereta api ke Surabaya, ke rumah pamanku (adik mama) alm. Andy Wibowo.

1. Nonton televisi hitam putih sampai malam.
2. Tidur di atas kasur spon (untuk pertama kalinya)
3. Mengaku bisa naik sepeda (padahal tidak bisa).

Dan, samar2 aku ingat, pulang naik kereta api ke Ngunut, dan lampu yang di dalam gerbong kayu itu dinyalakan, bukan lampu listrik!

Senin, 04 April 2011

Penjual es dawet

Ada seorang penjual es dawet yang sering berjualan di dekat sekolah SD ku. Dia seorang bapak tua, dan mendorong gerobak esnya.

Yang paling kusukai waktu beli es cendol ini, selalu ada gula manis (gula Jawa - gula aren), yang kubiarkan ada di dasar gelas, dan kuminum terakhir kali!



Beberapa tahun berselang, bapak ini meninggal dunia, dan usahanya dilanjutkan oleh putranya. Cara minumku - ya sama! Kuminum bagian atas, dan gula (bhs. Jawa = juruh)nya kuminum terakhir!

How To Build A Family History Tree

How To Build A Family History Tree

by: Hype Williams

Being able to create a family history tree can do wonders for anyone that has questions about their history. The best tool anyone can have when it comes to digging up information, is the Internet. Now, there must be a starting point with this kind of task, and that solely depends on where an individual wants to start. Beyond that, there is help available that can help anyone that wants to complete this project.

A family history tree is something that not very many households have. Of course, it can be nice to have so that one can see where everything started regarding an individuals name. Every bloodline has a different story to tell and with proper research implemented, there is no telling what an individual can discover about themselves. Today, there are services that specialize in helping people figure everything out about their family's history. They provide tools and strategic methods on how to correctly complete this task. Whether one wants a family album or just a general outline of all their family members, there are people out there that will be happy to supply all the information and items that their clients will need.

Everything about a family history tree starts with the roots. Once those roots are established, once will be surprised at how easily the tree will start to grow. These services that are on the Internet will enable ones family to tell their own personal tales about their heritage and other interesting facts about their origin. Whether one is a scrap booker, a genealogist or a history buff, this is the perfect project. If anyone hits a slump about how to do this properly, there are always people that will be around to help out. These services strive to help their clients anyway they can to help them discover their family's true identity. There is much to sort out and having support will always be encouraging.

Tackling this project is a wonderful way to pass the time while doing something memorable. Future generations will learn about all the legendary stories that are ingrained with their genetic structure. There is no telling who a person may be related to. There are all kinds of surprises waiting to be found through this hobby and they will do nothing more but shed new light on a persons name. Taking a look into the family history tree of ones family will mark the beginning of a new outlook of ones future generations.
About The Author

To learn more about Family History Tree, please visit our website at http://www.archivalife.com

The author invites you to visit:
http://www.archivalife.com

Article Source: ARTICLE CITY DOT COM

Disclaimer: The information presented and opinions expressed herein are those of the authors and do not necessarily represent the views of ArticleCity.com and/or its partners.

Loper Majalah

Sewaktu aku masih duduk di bangku SD, di depan rumahku yang pertama (Jl. Raya II Ngunut), setiap sore selalu ada seorang bapak loper koran yang beristirahat di depan toko hijau, di seberang jalan.

Dia melepas lelah sambil menghisap rokok-nya dengan santai. Dia memang harus beristirahat, sebab baru saja mengayuh sepedanya dari kota Tulungagung (sekitar 13 km dari desa Ngunut).

Yang menyenangkan aku dan membuatku selalu menghampiri bapak ini adalah : dia selalu membawa setumpukan majalah-majalah baru dan koran-koran hari itu. Dia memang penjual koran. Aku memang tidak selalu punya uang untuk membeli majalah2 itu, tetapi cukup melegakan jika bisa 'mengintip' apa isinya.

Memang, pada waktu itu majalah, tabloid tidak sebanyak sekarang. Tapi, membaca adalah hobiku ! Dan, kadang jika pas punya uang, papaku (Gunawan) membelikan aku majalah-majalah itu yang sangat kunikmati : BOBO, KAWANKU, dsb.

(Kalau majalah HAI, aku tidak mampu beli, sering pinjam tetanggaku - teman SD - namanya Wicuk / Wicaksono).

Banyak majalah-majalah yang sangat mendorong semangatku untuk 'maju' hingga hari ini :

- MAJALAH HAI - penuh dengan cerita2 dan komik2 yang tak pernah kulupakan : Pendekar Trigan, Arad Maya, dan lain-lain.
- MAJALAH SENANG - berisikan cerita-cerita yang mendebarkan hati, walau gambarnya hanya 1 atau 2 saja.
- MAJALAH EPPO - penuh dengan komik2 luar negeri : STORM, Roel Djikstra, dan banyak lagi. Aku kenal dengan bahasanya / bunyi2an yang aneh : BOOM, RATTATTATA TATTA ,dsb!

Sabtu, 02 April 2011

Ke Blitar tiap tahun

Walau kami (saya, Susan dan Samuel) adalah keluarga Kristen, namun istilah 'BERLEBARAN TIAP TAHUN' juga kami jalani. Sejak tahun 1994 (kami menikah) dan tahun 1995 dikaruniai seorang putra, kami 'wajib' pulang ke desa Gambar, lereng Gunung Kelud, kota Blitar. Jika Hari Lebaran dan Natal berdekatan, maka harus ditentukan, kami pulang pas 'Lebaran' atau 'Natal', dan sering juga ditahan di sana sampai 'Tahun Baru'!



Foto gunung Kelud, dilihat dari rumah keluarga besar istri saya, lereng Gunung Kelud (2007)! Pagi, bangun tidur jalan-jalan ke sana.



Suasana desa Gambar Baru, lereng Gunung Kelud, Blitar, Jawa Timur.



Kami sempatkan jalan-jalan ke kota Blitar tiap tahun! Ini photo tahun 2008 - beberapa kusimpan di PHOTOBUCKET ALBUM ku.



Harus berziarah ke makam orang tua istriku (alm. Ibu Suparmi) dan kakek neneknya. Kami harus bersepeda motor ke lokasi makam ini, tempatnya sangat membuat 'jantung berdetak kencang' naik turun naik turun...



Pemandangan dari makam (ada jalan menurun ke bawah - ladang, jalan sempit berkelok2 hiiii seremm...)



Lebaran dan Natal (dan Tahun Baru) di desa Gambar, tidak lengkap tanpa adanya kue-kue kering dan basah yang dihidangkan. Keluarga besar istriku sering membuat sendiri : wajik, jenang dodol, dan lain-lain! Dan, aku selain kadang membantu, juga selalu menjadi pe-makan (tester) ha ha ha !



Dan ,tamu-tamu kecil ini sangat menikmati kue2 (dan minuman sirup) yang disajikan!



Jika ke kota Blitar, maka sering menyempatkan jalan-jalan ke alun-alun bersama adik perempuanku dan suaminya dan putrinya.



Enaknya di desa - makan di mana saja tidak ada larangan (ini anakku, Samuel, makan di jalan penghubung antara rumah Oom dan Tante istriku ha ha ha)

Banyak foto-foto yg kami buat, sebagian saya taruh di PHOTOBUCKET.

Dan, banyak kisah-kisah kehidupan yang terekam di sana. Aku, tak akan bisa lepas dari desa Ngunut, Tulungagung. Dan, desa kelahiran istriku, di wilayah kota Blitar!