Desaku yang kucinta - pujaan hatiku - tempat ayah dan bunda - dan handai taulanku - tak mudah kulupakan - tak mudah bercerai - selalu kurindukan - desaku yang permai . . .

Rabu, 26 Januari 2011

SD Ngunut 3



Ini foto perpisahan waktu aku kelas 6 SD (tahun 1980-an). Aku duduk jongkok. Berfoto bersama teman-teman dan guru-guru dan wali murid.

Ini foto alm. Papaku, bersama para wali murid lainnya.



Ini fotoku masih umur 12 tahun.



Artikel juga kumuat di blog untuk almarhum orang tuaku di BLOGGER. dan juga blogku di WORDPRESS.

Kamis, 13 Januari 2011

Rawon-Tuminah (Kidul Stasiun)

Nah, rawon ini sangat terkenal di desa Ngunut, letakkan dekat sekolahku SD Ngunut III, dan dekat stasiun kereta api.

Biasanya jam istirahat, aku dan anak-anak lain sering beli nasi rawon di sini. Kadang lauknya daging empal... sedaph...

Blog SMAku


Hari ini mencari-cari teman2 lama semasa sekolah SMA di SMPP BEJI BOYOLANGU, Tulungagung. Temukan blog mereka di sini.

Selasa, 11 Januari 2011

Foto Pdt. S. Sadrach dan istri


Foto ini kudapat dari FACEBOOK, saat keluarga alm. Pdt. S. Sadrach menampilkan di salah satu accountnya. Saya sudah minta ijin, dan menampilkan di sini, sebagai penghormatan dan penghargaan saya kepada pelayanan beliau sekeluarga, selama saya tinggal di desa Ngunut, Tulungagung. Sejak kelas 2 SD (+/- 1975) saya sudah ke gereja mereka, ikut sekolah minggu. Dan, sampai SMP dan SMA tetap beribadah di sana, melayani paduan suara dan musik.

Saya bersyukur kepada Tuhan, yang telah memakai beliau sekeluarga untuk mendidik dan mengawasi pertumbuhan kerohanian saya.

Semua kepujian dan kemuliaan hanya saya persembahkan kepada Tuhan Yesus Kristus! Amin!

SD Ngunut III

SD Ngunut III adalah tempatku bersekolah, waktu SD dulu (1974-1980an). Waktu itu, aku ingat bahwa kami mendapat giliran untuk 'kerja bakti', misalnya tiap pagi menyapu halaman sekolahan, menyapu kelas, dst.

Sesuai jadwal, kami menyapu, membersihkan kelas.

Pernah, suatu hari karena aku tidak terbiasa menyapu dengan sapu lidi, Bapak Kepala Sekolah, waktu itu bernama pak Domo, gemas dan mengambil sapu lidiku. Kemudian beliau memberi contoh dengan menyapu halaman! Wah, seharusnya aku malu . . .

Senin, 10 Januari 2011

Soto Daging-Masraf

Hmmmm . . . baunya sedaph....

Sate Kambing-Surip

Sate kambing ini sangat terkenal di kota Ngunut.

Sego Bungkus-Beguk

Nah, ini aku yg agak lupa-lupa-ingat...

Pecele-Mbah Usrek

Pecel.... hmmm semua orang tahu deh...

Jenang-Dawet Sor Ringin

Jenang ini terbuat dari tepung beras yang diproses. Trus dilengkapi dengan dawet, dan jenang dari ketan hitam. Selain diberi santan, juga diberi gula cair (= juruh - bhs. Jawa) dan dimakan di dalam satu mangkok.

Biasanya, pulang sekolah (SD) aku beli jenang ini...

Gatot-Mbak Djiah

Gatot adalah makanan berbahan dasar ketela pohon yang mengalami proses khusus.

Punten-Kuning

Punten, adalah sejenis nasi tapi yang diolah dengan cara lain. Dan, biasanya dimakan dengan pecel. Jadi, saya ingat ini namanya 'Pecel Punten'....

Sedaphhhh

Sumpil (Mamahe Gempur)

Sumpil berbentuk sayur lodeh, yang dilengkapi dengan lontong (sejenis lontong), kemudian ditaburi dengan gilingan / bubuk kacang .... dan biasanya dimakan di atas piring dari daun pisang.

Arghhh enaknya...

Bakso pak Bakar

Penjual bakso ini berjualan sore hari, dengan mendorong gerobaknya. Yang kuingat, rasa baksonya sangat enak, dan gorengannya juga gurih. Di mana dia sekarang berada?

Anda, warga Ngunut yang punya kenangan tentang bakso pak Bakar, silakan komen di sini...

Jumat, 07 Januari 2011

Chatting dengan warga Ngunut

Siang tadi di kantor, sambil bekerja, chatting dengan warga Ngunut, namanya di facebook : Yongky H. Suarsono.

Trus, memang sudah lupa siapa dia,tapi obrolan nyambung waktu aku bilang aku kangen makanan2 di Ngunut. Kuberi foto waktu tahun 2009 silam aku ke pasar Ngunut dan makan nasi pecel lodeh dan ikan sungai 'iwak bethik', dan waktu dia sebutkan makanan2 di sana, maka kubuat daftar ini yang paling aku pengin :

1. Gempol
2. Remes
3. Tiwul
4. Cenil
5. Sumpil
6. Botok Ontong-Luntas-Mlandingan
7. Rondhene pak Gales
8. Sego gorenge Tumbrong
9. Becek
10. Tebu sing disundhuki ndik pring
11. Kikil wedhus

trus ditambahi oleh nya :

12.Bakso (Pak) Bakar
13.Sumpil (Mamahe Gempur)
14. Punten-Kuning
15.Gatot-Mbak Djiah
16.Jenang-Dawet Sor Ringin (Biyen ngarep omahmu)
17.Pecele-Mbah Usrek (sg warunge awakmu tau tggal ng kono)
18. Sego Bungkus-Beguk (Kulon Reco Barong)
19.Sate Kambing-Surip
20.Soto Daging-Masraf
21.Rawon-Tuminah (Kidul Stasiun)
22. Brem Lotrene Pak Bagong (Biyen Mangkal ng SDN III)
23.Opak sambel+Glali (Iki biasane gandeng karo tebu sundukmu kui)
arggahhhhhh.........(dowo tenan daftare)

Menurut profilnya di facebook, dia tinggal di "Waingapu", Sumba! Jauh bangetss..

Ini profilnya per 26 Maret 2011 yang ku-capture :

Kamis, 11 November 2010

Main di rel, kaki kena duri

Ini peristiwa yang tak bisa kulupakan. Biasanya kalau habis hujan, maka di daerah rel kereta api, kami punya permainan menarik. Selain bermain layang-layang, aku suka main 'plorotan gedebok pisang'.

Cara mainnya :

1. Kami memotong batang pisang (= itulah disebut gedebog).

2. Gedebog itu kami naikkan ke atas (dekat rel). Di bagian sisi lain, ada tanah yang menurun ke bawah. Di bagian bawah ada genangan air - bekas hujan.

3. Kami ber 2 atau ber 3, naik di atas gedebog itu.

4. Kemudian kami berteriak, dan menerjunkan gedebog itu ke bawah, hingga kena air. Muncrat, kami tertawa-tawa.

5. Setelah puas, gedebog tadi kami angkut ke atas, dan mengulangi lagi urutan nomor 3.

Demikian seterusnya berulang-ulang.



(Aku cari di Google, "Prosotan pisang" gak ada, adanya "Prosotan biasa", akhirnya aku teringat : ini gambar mainan orang2 jaman sekarang - namanya "banana boat", memang lebih canggih, tapi punya kami tak kalah asyikkk...)

Tetapi naas, pada hari itu, karena kami kurang bisa mengendalikan 'kendaraan' kami, maka terjadi suatu belokan mendadak. Dan, kaki kiriku (lupa) terkena duri yang cukup banyak. Aku pulang ke rumah sambil menahan sakit. Sesampai di rumah, aku dibantu papaku mencabuti duri-duri itu dari kakiku, satu demi satu. Sambil diomeli / dimarahi tentunya.

Itu yang kuingat hari ini, dan kutulis juga di blog khusus untuk almarhum papa dan mamaku di sini. Juga blog Yossusansammy di Wordpress.

SMPku

Aku dulu bersekolah SMP di SMP Negeri 1 (tahun 1982 lulus).

Nama Gerejaku

Waktu di Ngunut, aku sejak kelas 2 SD sudah ke gereja. Nama gerejaku adalah "Gereja Pantekosta Tabernakel - Kristus Bintang Fajar", di jalan Waluyo 7, Ngunut.

Rabu, 10 November 2010

Sepeda tua

Dulu papaku punya sepeda tua, sepeda laki-laki dengan sistem rem torpedo. Merknya HIMA. Aku menggunakannya untuk berangkat dan pulang sekolah waktu duduk di SMA, ke Tulungagung, PP tiap hari 13 km bolak-balik.

Sayang, sepeda tua itu sudah dijual kakak-ku waktu aku bekerja di Surabaya (1988-1989).

Selasa, 09 November 2010

SD NGUNUT 3

Dulu, aku sekolah SD di "SDN NGUNUT 3", dekat Stasiun Kereta Api. Kepala sekolahnya waktu itu (1974-1980) adalah pak Domo.

Ini tampak atasnya dari Google Map :




Temanku yg paling kuingat waktu di SD : Surono, Yeremia Esek Kurnianto, Gempur, Endah.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Sungai Brantas

Desa Ngunut ada sungainya, sungai Brantas. Dulu, waktu masih di SD aku pernah dihajar oleh papaku, sebab tertangkap 'basah' (bener-bener basah) sepulang mandi di kali Brantas. Mereka takut kalau aku bisa tenggelam terseret air sungai.

Di sekitar sungai itu banyak perahu, dan juga tempat ternak babi.

Senin, 12 Juli 2010

SMA N Ngunut di FACEBOOK



Link "SMA NEGERI 1 NGUNUT" di FACEBOOK

Sabtu, 12 Juni 2010

French Doors for Elegance & Style by: Chris Coxon

French doors are a truly unique way to link the interior with the exterior of your home and make it look bigger and brighter. Particularly eye-catching they can be added to a room leading out onto the back garden thus giving the family more space, or to a conservatory allowing sunlight to flood in and the warm breeze to flow through the house.

Attractive styles can be found to fit in with all types of homes, whether you live in a period property, a modern new home, or a countryside cottage, they add a classic touch to a house and make it stand out from others similar in style. You can get matching windows and other exterior doors to complete the look of your home.

Patio doors mean you can still admire the views of the garden even when the weather isn't good, or in the warmer months open them wide and use the patio as an extra room. Your doors need to combine security, ease of use, allow maximum light into the home and enable you to have good views, choose UPVC over other materials as they are reasonably priced and will last for a very long time.

Security is paramount when getting French doors as they are generally placed at the back of the house. UPVC offers solid frames with high security hinges and multi point locking systems. Locking handles are usually fitted as standard and fit restrictor hinges are also available which prevent damage to the doors in case of being blown open by strong winds or thrown open by energetic kids. An external or internal double glazed UPVC French door is supplied and fitted with toughened double glazed, energy saving safety glass which prevents the glass from shattering in the event of an accident.

Patio doors come in two varieties, sliding and hinged. The sliding option give you the best view as they open the space wide as the individual panels slide back and fro on hidden rollers. You can even opt for a combination of sliding and fixed panels. Hinged patio doors work in the same way as standard entry doors and swing inwards or outwards. You can find an extensive range of glazing options from fully panelled, to half-glazed or fully glazed in white, grey, cream, and wood finishes of Golden Oak, Rosewood and Mahogany, and many more.

If you are looking at new doors for your home do some research online before making any major decisions. The outlay, although worth the money, is considerable and as they are going to last you a lifetime you want to have a style that suits your home and you'll enjoy looking at every day. There are heaps of internet companies who can advice you and send out information on interior and exterior front doors, and PVCU windows. Some companies will even customize a door if you have a particular look you want to achieve.

The back garden area is always a particularly vulnerable spot as any intruders are more likely to heads here first as it provides more cover. Traditionally back doors had a reputation for being relatively easy to open, homeowners tend to neglect fitting secure and strong locks and bolts and as they are often at least half-glazed they are an easy way in. Tools and other gardening equipment left lying around also gives them help. UPVC doors are fitted with fully locking systems, as well as being edged with aluminium and toughened glass used in any glazing for safety reasons as well as security, which means they are very difficult to get through.

A UPVC French door is a great option for the back garden, providing a wide and practical access into your home, they give a classic, elegant look and maximum ventilation letting in lots of fresh air and sunshine. Available in a range of sizes, colours and finishes to suit any style of home, they are an affordable option and allow you to relax in privacy and peace.
About The Author

Chris Coxon writes articles for Eurocell, a PVC manufacturer of distinctive and secure French doors. Their range of UPVC French door systems is the perfect complement to their pvcu windows systems, with various colours and finishes to suit any homes.

http://www.eurocell.co.uk/doors.html
The author invites you to visit: http://www.eurocell.co.uk

Article Source:
http://www.articlecity.com/articles/home_improvement/article_5037.shtml

Copyright © 2001-2099 - Icthus.Net Communications

Senin, 07 Juni 2010

Ngunut - di Wikipedia

Ini link di WIKIPEDIA tentang kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Desa Ngunut di forum internet




Temukan foto-foto kota Ngunut di forum yang membahas tentang KOTA KECAMATAN

Kuambil tanpa ijin :